Kamis, 05 Januari 2017

General Journal, General Ledger, Trial Balance

Hai guysss maaf ya lama posting nya, biasa kepegangsoalnya banyak tugas mau UAS. Aduh numpukkkk vrohhh _-

Postingan yang sebelumnya itu perkenalan sama akuntansi dan persamaan dasar akuntansi. untuk yang selanjutnya kita masuk ke bab yang selanjutanya ya bisa dibilang level selanjutnya dari persamaan dasar. Caranya sama aja cuman beda table aja hahahah
Oke langsung aja ke penjelasan satu-satu dari jurnal-jurnal yang akan kita pakai :
1.       Generla Journal
Jurnal ini isinya untuk menulis semua transaksi yang terjadi, tapi bedanya sama persamaan dasar akuntansi disini ditulisnya satu persatu transaksi.
(akan lebih jelasnya nanti langsung ke contoh soal ya…..)
2.       General ledger
Jurnal ini untuk mengelompokan akun-akunnya sesuai dengan nama akunya itu sendiri. Misalnya Cash, itu di dalam general ledger nya transaksi CASH yang dicatat di general journal dan dipindahkan ke dalam general ledger yang nama akunnya CASH. Untuk general ledger ada dua bentuknya ada bentuk T yang sederhana da nada juga bentuk berlajur.
Cash



                                                               
No
Explanation
Post Ref
Debit
Credit
Balance
Dr
Cr







                Jadi gimana? Kalian p[ilih yang mana? Untuk T memang sederhana tapi tidak detail seprti yang berlajur
(kalo kurang jel;as tunggu di postingan selanjutnya di coontoh soal, okeeee)
3.       Tria Balance
Nah disini penulisan kembali akun-akun yang dari general ledger, penulisannya harus berurutan sesuai nomor akun 1-5. Dan nanti diakhir hasil dari debit dan kredit itu harus sama atau biasa dibilang balance

INGAT!!!!!
Nomor akun-akunya yaaa:
1 = untuk akun aset( pokoknya termasuk aset).  Contohnya : 101 untuk kas
Dan untuk aset tetap seperti peralatan, gedung, dan yang lainnya yang asetnya bisa digunakan jangka   panjang itu beda. Contohnya ; 111 untuk peralatan, begitupun seterusnya
2 = untuk akun hutang (apapun yang ada tulisan payable belakangannya termasuk nomor akun ini).
       Contohnya :  201 untuk akun hutang atau 203 untuk akun hutang gaji (Salaries Payable)
3 = untuk akun modal seperti modal pemilik atau pengambilan uang untuk keperluan pribadi (equity&prive)
      Contohnya : 301 untuk owners,equity atau 302 untuk owners,drawing
4 = untuk akun pendapatan. Contohnya : 401 untuk service revenue (pendapatan jasa)
5 = untuk akun beban(pokoknya yang menjadi biaya beban untuk perusahaan termasuk ke nomor akun ini)
      Contohnya : 501 untuk rent expense (beban sewa)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar